Minggu yang Meletihkan

Duh, rasanya badan ini capek sekali. Minggu kemarin benar-benar meletihkan, sarat dengan aktivitas yang menuntut tenaga dan pemikiran. Tapi tak mengapalah. Di satu sisi memang meletihkan, tapi di sisi lain memberikan kepuasan dan kebanggaan tersendiri. Walau ada yang dikerjakan itu tidaklah besar, akan tetapi tetap saja menjadi sebuah hal yang mewarnai hidup dan kehidupan ini. Terima kasih ya Allah atas nikmat dan karunia yang telah Engkau berikan kepada hambaMu ini. Karena dengan berbekal kedua hal diatas, hamba telah dapat memberikan kontribusi yang insya Allah bermanfaat bagi lingkungan di sekitar hamba.

Tentunya pembaca ingin tahu, sebenarnya apa-apa saja sih yang saya kerjakan minggu kemarin yang melandasi tulisan sebelumnya?

Nah, sebaiknya cerita saya mulai ketika saya memperoleh ide untuk memodifikasi modul Internet Radio dan Internet TV yang semulanya hanya diperuntukan untuk PHP-Nuke. Ide ini berawal ketika saya membaca sebuah artikel di situs PostNuke tentang permintaan seseorang akan kedua modul tersebut. Oleh karena banyaknya komentar yang masuk menanggapi artikel tersebut, saya pun berpikir kenapa tidak saya coba saja. Apalagi sebelumnya saya telah berhasil memodifikasi modul Quran sehingga dapat dipakai dalam lingkungan PostNuke. Sekedar informasi, modul Quran itu dulunya hanya tersedia untuk PHP-Nuke saja. Berbekal dengan pengetahuan dan pengalaman yang ada, proses modifikasi pun dimulai. Kalau tidak salah, pada tanggal 24 Maret yang lalu, saya mulai mengutak-atik kode dan langsung mencobanya di lingkungan server rumah. Setelah dites beberapa kali, akhirnya kedua modul tersebut selesai pada tanggal 26 Maret 2003. Dalam kurun waktu tiga hari itu, yang terpikir di kepala ini hanyalah bagaimana ya caranya supaya proyek ini berhasil. Tak jarang saya harus tidur larut malam dibuatnya. Setelah yakin kedua modul tersebut benar-benar dapat dipakai dalam sistem PostNuke, barulah saya berani mengumumkannya kepada khalayak ramai melalui situs PostNuke dan PortalZine.de. Link download untuk itu juga telah dipersiapkan sebelumnya. Masya Allah dalam waktu yang tidak terlalu lama, sudah terlihat respon dari pengguna PostNuke lainnya. Jumlah kunjungan ke situs ini pun melonjak tiba-tiba. Berdasarkan berbagai input yang masuk, akhirnya pada tanggal 27 Maret 2003 PN Internet Radio saya revisi kembali dan hampir semua ‘issue’ berhasil diselesaikan dengan baik. Nah, bagi pembaca yang tertarik mencoba kedua modul tersebut, silakan mengklik link-link di menu ‘Internet Radio & TV’ dan bila tertarik untuk menggunakannya di situs anda, kedua modul dapat diperoleh di bagian ‘Downloads’ dari situs ini. Semoga menyenangkan dan bermanfaat.. šŸ™‚

Keesokan harinya, 28 Maret 2003, seperti yang biasa saya lakukan di hari Jumat, pagi-pagi Pak Hamdi sudah menjemput saya di rumah dan kita pun sama-sama berangkat menuju kantornya. Sebelum ke rumah, beliau sempat membeli sebuah komputer baru untuk komputernya. Komputer tersebut rencananya akan dijadikan server induk untuk jaringan LAN di kantornya. Mau tahu komputer jenis apa yang beliau beli? Tidak tanggung-tanggung! Pentium 4 2,53 MHz, HD 60 GB, 256 MB, lengkap dengan DVD dan CD-R/RW dan hebatnya lagi pakai flat LCD monitor. Merk? Sony VAIO! Canggih ya.. šŸ™‚ Sesampainya di kantor, saya pun segera beraksi dan alhamdulillah tidak beberapa lama kemudian, komputer tersebut telah siap dipakai. Wah, bisa-bisa tidak hanya saya saja, Pak Hamdi juga akan betah bekerja dengan komputer ini.
Siang hari, kita shalat Jumat di Masjid Mevlana (Turki) dan pada sore harinya saya ikut serta melihat mushalla baru yang insya Allah akan dibeli oleh pengajian ISR Marconiplein, pengajian di mana saya menjadi salah satu anggotanya. Yang hadir saat itu adalah Pak Sofjan (ketua), Pak Hamdi (Wakil Ketua), Pak Sjamsuddin (Sekretaris), Marko (Wakil Sekretaris) dan saya (anggota). Walhasil, akhirnya semua setuju bila gedung tersebut dibeli untuk mushalla baru, menggantikan mushalla yang ada sekarang yang sebentar
lagi akan segera digusur oleh pemerintah. Seusai melihat mushalla baru, Pak Sofjan mentraktir kita semua makan ikan di sebuah restoran ikan di Maashaven. Tak terasa malam semakin larut, kita pun kembali ke rumah masing-masing. Pak Sofjan masih harus mengajar lagi di sebuah universitas Islam di Schiedam, sementara saya diantar ke rumah oleh Pak Hamdi.

Pada hari Sabtunya, pagi-pagi sekali saya sudah bangun. Segera mandi dan mempersiapkan semua bahan untuk seminar yang insya Allah akan diadakan hari itu di Den Haag. Sebagai salah seorang panitia, saya harus sudah sampai di sana pukul 10.00. Selesai mandi dn berpakaian, saya pun segera berangkat ke Den Haag. Sesampainya di sana, rupanya belum ada orang. Kesal juga sih… šŸ˜¦ budaya ‘jam karet’ sepertinya masih sukar ditinggalkan. Sambil menunggu panitia yang lain dan peserta seminar, saya mengobrol dengan pemilik tempat pertemuan yang orang Turki. Pas pukul 11.00 barulah satu per satu panitia dan peserta bermunculan. Adapun tema dari seminar kali ini adalah “Prospek Bank Syariah dalam Perekonomian Indonesia”. Seminar ini diadakan oleh ICMI Orsat Belanda. Pembicara-pembicaranya adalah Mukti dan Indra. Kedua-duanya berusaha mengupas dan menerangkan apa itu Bank Syariah, produk-produk keuangan Islami dan prospekya untuk perekonomian Indonesia. Lumayan menarik dan bermanfaat materi-materi yang disampaikan. Seminar kemudian ditutup dengan makan siang bersama dan shalat Zuhur berjamaah. Sehabis dari sana, saya segera langsung ke Rotterdam guna menghadiri pengajian di Marconiplein. Pengajian malam itu diisi oleh Pak Sofjan dengan mengupas satu per satu hadits-hadits yang terdapat dalam kitab ‘Riyadhushshalihiin’. Seusai ceramah, Pak Sjamsuddin menyampaikan hasil kunjungan ke mushalla baru kepada para jamaah yang hadir. Semua orang menyambutnya dengan positif dan insya Allah dalam waktu dekat ini, pengajian ISR akan dipindahkan ke tempat baru tersebut.

Minggu, 30 Maret 2003, waktu musim panas pun dimulai. Hal itu berarti, bila dulunya beda waktu antara Indonesia-Belanda adalah 6 jam, sekarang menjadi 5 jam. Waktu ini akan bertahan hingga bulan Oktober yang akan datang sampai waktu musim dingin kembali masuk. Pagi hari sampai siang hari, saya habiskan dengan bermain bola kaki di Leiden bersama teman-teman. Sampai di rumah, istirahat sebentar, lalu beres-beres kamar yang masih berantakan. Selebihnya saya lewatkan dengan melakukan berbagai aktivitas ringan sampai malam hari.

Hari ini di rumah saja. Membalas beberapa email yang masuk dan meng-update beberapa situs termasuk situs ini. Rencananya malam ini mau masak gulai daging. Besok mungkin mau ke kampus. Hari ini mau istirahat mengembalikan kondisi tubuh yang sedikit ‘down’. Doakan ya semoga tetap fit dan dapat memberikan sesuatu yang bermanfaat kepada lingkungan sekitar.

Wish u the best…

Advertisements